Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Pages

Senin, 23 Maret 2015

Blogger dan Ekosistemnya



Dulu, waktu saya masih menganggap blog hanya sebagai "tempat sampah" pribadi, saya tidak terlalu memikirkan tentang pentingnya menjalin pertemanan dengan blogger lainnya. Yang penting menulis di blog, ada atau tidak ada yang membaca. Ada atau tidak pembaca yang merasa tulisan saya memberi manfaat. Pokoknya, just me and my blog.

Blogger yang asyik sendiri dengan dunia kecilnya (yaitu blog yang dikelolanya), mungkin bisa diibaratkan seperti tetangga "anti-sosial". Pernah punya tetangga dekat rumah yang tidak pernah berbaur dengan masyarakat sekitar? Nyaris tidak pernah terlihat, kalau berpapasan pun semacam acuh tak acuh, paling banter hanya mengangguk dan tersenyum kecut? Kalau kita duluan tersenyum dan menyapa, baru deh dia membalasnya dengan lebih ramah. 

Hehe. Ngga asyik kalau hidup seperti itu kan?

Lambat laun, saya mulai merasakan sendiri kebutuhan untuk berteman dengan blogger lain, baik yang seminat atau pun tidak. Apalagi setelah saya blogwalking kesana kemari dan menemukan bahwa, ngeblog itu bukan cuma untuk diri sendiri. Melihat hal-hal keren yang para blogger lain sudah lakukan dengan blognya, saya jadi menyadari: mubazir juga nih kalau blog, dengan segala potensinya, cuma jadi keranjang curhat.

Sebagaimana manusia lainnya, blogger adalah makhluk sosial yang pastinya saling membutuhkan satu sama lain. Karenanya, berinteraksi dengan blogger lain, termasuk membentuk komunitas, menjadi kebutuhan. Apalagi bila seorang blogger bercita-cita untuk jadi profesional dan mendapatkan penghasilan utamanya dari ngeblog.

Saya pernah membaca beberapa blog milik para blogger profesional, dan di sana mereka beberapa kali menceritakan perjalanannya atau berbagi tips tentang professional blogging, poin penting yang tak pernah absen dari tips mereka adalah: jalinlah relasi dengan para blogger lainnya. Seorang blogger sulit menjadi profesional hanya dengan mengandalkan diri sendiri. 




Menjalin pertemanan dengan para blogger lainnya akan membawa kita pada hal-hal baru, misalnya jadi tahu perkembangan-perkembangan baru tentang media digital atau media sosial, topik-topik apa yang sedang hangat dan bisa jadi sudut pandang baru untuk bahan tulisan di blog, tips-tips untuk mengatasi masalah seputar ngeblog.

Bergabung dengan komunitas bisa menjadi jalan bagi seorang blogger menuju ekosistem yang lebih luas lagi, yang menawarkan banyak kesempatan. Entah itu peluang bisnis, meningkatnya traffic kunjungan ke blog kita sendiri, job semacam product review atau liputan acara, info lomba, dan lain-lain.

"Ah, saya kan cuma personal blogger, part-time blogger, ngeblog karena hobi saja. Saya tidak mencari uang dari ngeblog kok."

Menurut saya, membaur dengan baik dalam "ekosistem" blogger tidak cuma diperuntukkan bagi para blogger profesional kok. Bagi saya pribadi, tujuan nomor satu mengapa seorang blogger itu harus berjejaring dengan blogger lainnya adalah silaturahmi. Silaturahmi itu bagian dari ibadah lho. Bila dari hasil silaturahmi itu kemudian seorang blogger bisa memperoleh banyak kesempatan dan keuntungan, maka itu bonus yang tentu saja layak diterima dengan senang hati.

35 komentar:

  1. Semoga kita semua bisa konsisten ya.. dan paling penting bisa kopdar :D :D

    BalasHapus
  2. ga enak apalagi kalau saat menjalin pembicaraan di ketusin, dibuang
    duh sakitnya tu disini tapi ya sudahlah hehe
    yah, aku tinggal di komplek yang hampir ga pernah berinteraksi udah gitu ada sesuatu yang menyakitkan, mereka tidak mengetahui kondisiku malah mengatai aku gila, berbohong
    ya sudahlah toh ga mau mengerti apalagi pemahaman mengenai tuna netra yang ga bisa apa-apa dan hanya tahu itu total buta, sedih tapi aku ga bisa berbuat apa-apa
    aku juga ga akan maksa mereka menerima
    tapi aku bisa berkarya dan berkontribusi apa ya untuk mereka?

    semoga silaturahmi kita tetap terjalin ya mbak
    saya menghaturkan banyak terima kasih selama LBI musim 2015 ini dari pekan 1-12
    saya juga menghaturkan mohon maaf atas segala kesalahan

    @guru5seni8
    http://hatidanpikiranjernih,blogspot.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama-sama Tya, makasih utk semua keseruan selama LBI :)

      Hapus
  3. suatu saat dari hobi ngeblog bisa dapat penghasilan tambahan bahkan penghasilan utama loh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga nanti sy bs jd blogger keren spt Kang Didno nih :)

      Hapus
  4. Just me and my blog, fase ini juga saya alami saat awal2 ngeblog. By the time, proses membawa saya bertemu bnyk blogger dan komunitas

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak, walau yg sering jadi kendala berkomunitas adlh kesibukan masing2.. hehe

      Hapus
  5. sama nih, dulu aku juga mbuat blog itu ya nggak peduli ama orang lain hihii,
    tapi sekarang pandangan udah berubah, hehe, walaupun bukan blogger profesional, tapi ekosistem blogger tetap layak untuk dibangun

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setuju mbak Ria. Utamakan silaturahmi ya?

      Hapus
  6. awal bikin blog malah tujuannya bisa ikut kopdaran denga blogger blogfam hihihi...asik ikut kopdar, dapat banyak ilmu, teman baru, otak segar dapat ide...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nah kalo mak Dewi beda lagi nih.. ngeblog demi kopdar. Hehehe

      Hapus
  7. silaturahmi itulah intinya kita berkomunitas :)

    BalasHapus
  8. Blogwalking ke tetangga itu juga baik, namun kalau tahu orangnya akan lebih baik hahahah

    BalasHapus
  9. Smart working with Networking bukan Hardworking yo.....
    Dikau bisa coba jadi Blogger analis dan pemeriksa APBD Jakarta, kan lagi rame tuh.

    @rizalarz

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha.. bisa aja nih pak Rizal.. bukan wewenang & kompetensi saya ah pak ^_^

      Hapus
  10. punya teman blogger jadi semangat ngeblog. ya kan mak?

    BalasHapus
  11. Yuk, yuk, rame-rame gabung komunitas blogger. :D

    BalasHapus
  12. Enak punya teman blogger bisa saling diskusi mengenai blog, dan lebih seru lagi pas ketemu saat kopdar..
    @rin_mizsipoel

    BalasHapus
  13. Wah bener banget...
    Daku emang yakin kalau menjalin relasi atau mencoba berbaur dengan 'ekosistem' blogger itu penting. Penting banget. Tapi karena cuma part time terus fasilitas kurang mendukung, akhirnya hanya mampir ke satu-dua blog lain. Kadang2 mesti gigit jari soalnya sebagian enggak balik berkunjung atau meninggalkan komentar. Mungkin sudah populer atau sudah biasa dibanjiri komentar. Yah... mesti diluruskan nih niat saya. Bahwa berkunjung ke orang lain murni ngambil pelajaran (juga), bukan cuma pengin meningkatkan PV (saja). Hehehe...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hmm iya ya mbak, blogwalking itu kudu ikhlas. Hehehe

      Hapus
  14. saya pun pernah merasakan masa-masa "just me and my blog". semua perlu proses untuk bisa merasakan ekosistem yang lebih besar :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sy juga masih berproses Kang Farid :)

      Hapus
  15. Just me and my blog. Ini menjadi dasar pemikiran saya saat ini Mba, nggak ngarep komentar dan males buat BW, sebenarnya bukan keinginan tetapi waktu nggak bisa konsen dg jadwal nge-blog. Kalau udah di rumah pengen nya cepet2 tidur karena capek seharian di kampus..
    Tapi emang bener kalau relasi penting banget, kan manusia makhluk sosial nggak bisa sukses sendiri tanpa ada orang hebat disekitar nya. hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Just take your time, Ca :) sambil belajar manajemen waktu bagi2 waktu buat dunia maya & dunia nyata.. hehe. Good luck studinya ya

      Hapus
  16. Ngeblog tanpa kopdar atau tanpa berkomunitas, ibarat sambal tanpa lombok.
    Eh, ada apa nggak ya, sambel tanpa lombok? He...he...he...

    @nuzululpunya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hihi.. lomboknya diganti lada sekarung biar tetep pedesss pak :D

      Hapus
  17. Balasan
    1. Halo Thanty met datang.. :D

      Hapus

Terima kasih untuk komentarnya :)